Kamis, 17 Mei 2012

Islam di Asia tenggara


BAB I
PENDAHULUAN


Di Asia tenggara, Islam merupakan kekuatan sosial yang patut diperhitungkan,
karena hampir seluruh negara yang ada di Asia Tenggara penduduknya, baik mayoritas
ataupun minoritas memeluk agama Islam. Misalnya, Islam menjadi agama resmi negara
federasi Malaysia, Kerajaan Brunei Darussalam, negara Indonesia (penduduknya mayoritas
atau sekitar 90% beragama Islam), Burma (sebagian kecil penduduknya beragama Islam),
Republik Filipina, Kampuchea
Perdagangan adalah salah satu penyebab menjamurnya Islam di Asia tenggara.
Asia Tenggara dianggap sebagai wilayah yang paling banyak pemeluk agama lslamnya.
Termasuk wilayah ini adalah pulau-pulau yang terletak di sebelah timur lndia sampai
lautan Cina dan mencakup lndonesia, Malaysia dan Filipina.

 


















BAB II
PEMBAHASAN

A.Proses Masuknya Islam di Asia Tenggara
Keberhasilan penyebaran Islam di Asia tenggara adalah hasil kerja keras dengan keinginan yang kuat,kesuksesan Islamisasi di asia tenggara tentu menggunakan saluran/triks khusus sehingga Islam dapat dengan cepat di terima oleh masyarakat.
            Menurut Uka Tjandra Sasmita, prorses masukya Islam ke Asia Tenggara yang berkembang ada enam, yaitu:
1. Saluran perdagangan
Secara geografis,letak Asia tenggara sangat strategis dalam lalu lintas perdagangan dunia,oleh karena itu banyak pedagang muslim yang singgah di asia tenggara dan ikut serta dalam bagian perdagangan dari negeri-negeri bagian Barat, Tenggara dan Timur Benua Asia. Proses pengislaman dengan cara perdagangan ini sangat menguntungkan, karena para raja dan bangsawan turut serta dalam kegiatan perdagangan, banyak pula dari mereka yang menjadi pemilik kapal dan saham. Mereka berhasil mendirikan masjid dan mendatangkan mullah-mullah dari luar sehingga jumlah mereka menjadi banyak, dan karenanya anak-anak Muslim itu menjadi orang Jawa dan kaya-kaya. Di beberapa tempat penguasa-penguasa Jawa yang menjabat sebagai Bupati Majapahit yang ditempatkan di pesisir Utara Jawa banyak yang masuk Islam, bukan karena hanya faktor politik dalam negeri yang sedang goyah, tetapi karena faktor hubungan ekonomi dengan pedagang-pedagang Muslim.
2. Saluran perkawinan
Perkawinan merupakan strategi yang cukup ampuh dalam dunia penyebaran Islam karena Sebelum dikawin mereka harus diislamkan terlebih dahulu. Setelah mereka mempunyai keturunan, lingkungan mereka makin luas, akhirnya timbul kampung-kampung, daerah-daerah dan kerajaan Muslim.
Dalam perkembangan berikutnya, ada pula wanita Muslim yang dikawini oleh keturunan bangsawan, tentu saja setelah mereka masuk Islam terlebih dahulu. Jalur perkawinan ini jauh lebih menguntungkan apabila antara saudagar Muslim dengan anak bangsawan atau anak raja dan anak adipati, karena raja dan adipati atau bangsawan itu kemudian turut mempercepat proses Islamisasi. Demikianlah yang terjadi dalam proses islamisasi di Ponorogo,serta perkawinan antara Raden Rahmat atau sunan Ampel dengan Nyai Manila, Sunan Gunung Jati dengan puteri Kawunganten, Brawijaya dengan puteri Campa yang mempunyai keturunan Raden Patah (Raja pertama Demak),
3. Saluran Tasawuf
Pada dasarnya kalangan masyarakat di daerah jawa sudah mengenal ajaran yang hampir sama dengan taswuf,jadi hanya dengan sedikit akulturasi maka Islam cepat di kenal oleh Masyarakat.
Pengajar-pengajar tasawuf atau para sufi mengajarkan teosofi yang bercampur dengan ajaran yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mereka mahir dalam soal magis dan mempunyai kekuatan-kekuatan menyembuhkan. Diantara mereka juga ada yang mengawini puteri-puteri bangsa setempat. Dengan tasawuf, “bentuk” Islam yang diajarkan kepada penduduk pribumi mempunyai persamaan dengan alam pikiran mereka yang sebelumnya menganut agama Hindu, sehingga agama baru itu mudah dimengerti dan diterima.
4. Saluran Pendidikan
Islamisasi juga dilakukan melalui pendidikan, baik pesantren maupun pondok yang diselenggarakan oleh guru-guru agama, kiai-kiai dan ulama.Di pesantren atau pondok itu, calon ulama, guru agama dan kiai mendapat pendidikan agama. Setelah keluar dari pesantren, mereka pulang ke kampung masing-masing atau berdakwah ketempat tertentu mengajarkan Islam.sehingga Islam lebih cepat menjamur di mana-mana. Misalnya, pesantren yang didirikan oleh Raden rahmat di Ampel Denta Surabaya, dan Sunan Giri di Giri. jebolan pesantren ini banyak yang diundang ke Maluku untuk mengajarkan Agama Islam.
5. Saluran kesenian
Saluran Islamisasi melaui kesenian yang paling terkenal adalah pertunjukan wayang. Dikatakan, Sunan Kalijaga adalah tokoh yang paling mahir dalam mementaskan wayang. Dia tidak pernah meminta upah pertunjukan, tetapi ia meminta para penonton untuk mengikutinya mengucapkan kalimat syahadat. Sebagian besar cerita wayang masih dipetik dari cerita Mahabarata dan Ramayana, tetapi dalam serita itu di sisipkan ajaran nama-nama pahlawan Islam. Kesenian-kesenian lainnya juga dijadikan alat Islamisasi, seperti sastra (hikayat, babad dan sebagainya), seni bangunan dan seni ukir.
6. Saluran politik
Tidak sedikit rakyat jelata masuk Islam setelah rajanya memeluk Islam terlebih dahulu. Pengaruh politik raja sangat membantu tersebarnya Islam di daerah ini. Di samping itu, baik di Sumatera dan Jawa maupun di Indonesia Bagian Timur, demi kepentingan politik, kerajaan-kerajaan Islam memerangi kerajaan-kerajaan non Islam. Kemenangan kerajaan Islam secara politis banyak menarik penduduk kerajaan bukan Islam itu masuk Islam.bahkan banyak kerajaan Islam yang dengan gagah berani melawan penjajah sehingga hal ini dapat menjadi daya tarik untuk segera masuk Islam.

B.Wilayah-wilayah Islam Pertama di Asia Tenggara
·         Samudra pasai
Laporan Marco Polo dalam perjalanannya dari china ke persia tahun 1922,menyatakan bahwa dia telah mengunjungi 6 dari delapan negara di sumatra dan hanya satu yang masuk Islam[1]
·         Malaka
Searah dengan jalur perdagangan yang menggunakan transportasi laut,islam kemudian berkembang di Malaka.kerajaan malaka mempunyai ibu kota di malaka dengan bahasa melayu dan beragama Islam.kerajaan ini terletak di selat malaka dan berkembang pesat dalam sektor perdagangan kemudian menjadi pelabuhan terpenting di Asia Tenggara pada abad 15 dan awal 16.malaka runtuh setelah ibu kotanya di rebut oleh portugis pada tahun 1511.
·         Aceh
Kesultanan aceh darussalam terletak di ujung pulau sumatera dengan bahasa melayu,arab serta bahasa aceh dan beragama Islam. Kesultanan aceh berdiri menjelang keruntuhan samudra pasai karena di taklukkan oleh majapahit. Kesultanan aceh terletak di kuta raja(banda aceh).
·         Minangkabau
Minangkabau mempunyai daerah terotori pantai yang sangat luas,sehingga minangkabau harus menjalin hubungan perdagangan dengan para pedagang muslim.
·         Serawak sulu dan mindanao
Serawak,kepulauan sulu dan filipina bagian utara adalah salah satu rute perdagangan yang menghubungkan filipina dengan malaka.sehingga para pedagang muslim singgah dan menyebarkan islam.
·         Jawa
Sekitar tahun 1414-1432 di jawa bagian timur sudah ada tiga kelompok komunitas,yaitu china yang sebagian muslim,kaum muslim dan kaum asli. Islam di jawa cukup pesat dalam perkembangannya,mengingat banyaknya pelabuhan dan banyaknya komoditas di pulau jawa.
·         Maluku dan sulawesi
Pada sekitar akhir abad 15 penyebaran islam sudah mencapai maluku melalui jalur perdagangan.
·         Kalimantan
Sejak abad 16 dimungkinkan Islam sudah menyebar di banjar di banjarmasin,terutama di kawasan pesisir karena berkat usaha kerajaan islam di jawa.
·         Lombok dan sumbawa
Berawal dari perdagangan kemudian di lanjutkan dengan pernikahan masih di gunakan oleh bangsa bugis untuk proses Islamisasi di daerah lombok,hal ini membuat islam berkembang di kawasan lombok.[2]
·         Silam(thailand)
Pedagang arab dan india sukses dalam menyebarkan islam di silam,pada waktu pedagang india dan arab datang belum ada penduduk silam yang islam,tapi kemudian para pedagang berhasil dalam da’wahnya bahkan mereka di izinkan membuat masjid yang behadapan dengan istana raja.


·         Birma(myanmar)
Orang tiongkok muslim banyak yang bermukim di birma,bahkan mereka mampu membentuk komunitas muslim tersendiri,kehidupan mereka banyak yang di gunakan untuk berdagang sutera.

Tidak bisa dipungkiri bahwasannya Wilayah Islam di asia tenggara cukup patut di perhitungkan,karena kawasan Islam sangat luas dengan perkembangan cukup pesat,mayoritas penyebaran islam di kawasan asia tenggara banyak menggunakan metode perdagangan dan perkawinan, jadi rata-rata islamisasi di asia tenggara lebih banyak menyentuh daerah pesisir,terutama pada daerah-daerah yang mempunyai pelabuhan besar dan daerah yang termasuk ke rute perdagangan internasional.
C. Penjajahan Bangsa Barat di Asia Tenggara
Setelah portugis berhasil menguasai Malaka,maka portugis berniat menguasai daerah penghasil rempah-rempah,portugis berhasil menguasai ladang rempah-rempah seperti ambon,ternate dan tidore. tetapi dalam pergerakan kalangan portugis selalu di sisipkan missionaris Katolik Roma yang bertugas menyebarkan katolik roma. Oleh karena itu,setiap portugis datang selalu mendapat perlawanan dari penguasa muslim setempat,sehingga kekuatan portugis semakin goyah di tambah dengan kedatangan bangsa belanda yang mengakibatkan persaingan menjadi kuat.akhirnya portugis jatuh dan di gantikan belanda.belanda datang di Indonesia bagian timur dengan maksud sama dengan portugis yaitu mencari rempah-rempah,tapi belanda juga menghadapi persaingan dari inggris dan prancis.
Pertengahan abad 19 belanda dan inggris mengukuhkan pemerintahannya di wilayah indonesia dan melayu.umat muslim di wilayah ini belum termasuk penguasa dan budaya,melainkan mereka terbagi ke dalam beberapa kelompok,bahasa dan etnis.[3]
pada tahun 1795-1805 dibentuklah republik belanda atas dukungan perancis,wilayah belanda terus mengalami perluasan termasuk sumatera,maluku, dan borneo.[4]
Karena indonesia kaya akan sumberdaya alamnya,maka indonesia bagaikan primadona bagi kalangan bangsa barat,banyaknya komoditas rempah-rempah menjadikan mahnet tersendiri bagi Imperium besar  untuk menguasai Indonesia dengan bukti adanya bangsa portugis,belanda,perancis dan Inggris yang bersaing untuk menguasai Indonesia.
D.Asia Tenggara Setelah Merdeka
1.Indonesia
Indonesia adalah Salah satu negara di asia tenggara yang mempunyai letak strategis terutama dalam sektor perdagangan. Negara dengan jumlah penduduk 237.556.363(sensus 2010) dengan kepadatan124/km dan rata-rata berpenduduk muslim menjadikan negara ini sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia.
Indonesia yang merdeka dari belanda pada 17 agustus 1945,diakui (sebagai RIS) pada 27 desember 1949 dan kembali lagi ke ripublik Indonesia pada 17 agustus 1950.
Demokrasi liberlal yang pernah di terapkan di Indonesia hanya meningkatkan suhu konflik antar etnis,agama dan ideologi antar rakyat Indonesia. Partai politik hanya melahirkan harapan-harapan yang tidak realistis yang akhirnya hanya menimbulkan perpecahan di kalangan muslimin. [5]
Karena mempunyai banyak penduduk dan rata-rata beragama Islam,maka Islam di Indonesia m terpecah-pecah menjadi beberapa golongan,
2.Malaysia
Malaysia menganut system politik yang mirip dengan inggris yaitu demokrasi liberal sampai taun 1960,kemudian pada tahun 1963 terbentuklah federasi malaysia.pada tahun sekitar 1984 brunai memisakan diri dari malaysia dan mendapatkan kemerdekaan pada tanggal 1 januari 1984.pada tahun 1965 singapura juga melepaskan diri dari Malaysia


3. Brunai Darussalam
Brunai Darussalam adalah sebuah negara kecil yang terletak di asia tenggara,tepatnya di bagian utara pulau kalimantan.
Kerajaan Brunai Darussalam mempunyai corak pemerintahan monarki konstitusional dengan sultan yang menjabat sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan,merangkap sebagai perdana menteri dan menteri pertahanan dengan di bantu oleh dewan penasihat kesultanan dan di bantu oleh beberapa menteri.[6]
4. Fillipina
Orang-orang muslim filipina disebut dengan orang moro.jumlah masyrakat moro sekitar 9% total dari populasi rakyat filipina.mayoritas kaum moro bekerja sebagai petani dan nelayan.
5. Thailand
Islam di thailand tergolong minoritas karena hampir 95% penduduk thailand memeluk agama budha.sebenarnya pemerintah thailand menyediakan dana keagamaan.kaum muslim di perbolehkan da’wah,sekolah,membentuk organisasi dan mengelola penerbitan litelatur keagamaan.
6. Singapura
Sekitar 14,9% masyarakat singapura menganut agama islam,di negara singapura terdapat Departemen Urusan Agama Islam dan Majelis Agama Islam Singapura.dan bayak lagi organisasi Islam lainnya.
            Dari sekian banyak  negara di asia tenggara hanya Indonesia saja yang mempunyai mayoritas penduduk Islam,bahkan indonesia mendapat predikat negara muslim terbesar di dunia,dengan 90% total penduduk mengaku Islam.
Sebagian besar agama Islam menyentuh semua negara di asia tenggara walaupun ada sebagian yang minoritas.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
·         Perdagangan adalah salah satu penyebab menjamurnya Islam di Asia tenggara
·         Masuknya Islam di Asia tenggara melalui beberapa Saluran,yaitu perdagangan,perkawinan,politik,kesenian,pendidikan,tasawuf.
·         Karena indonesia kaya akan sumberdaya alamnya,maka indonesia bagaikan primadona bagi kalangan bangsa barat,banyaknya komoditas rempah-rempah menjadikan mahnet tersendiri bagi Imperium besar  untuk menguasai Indonesia dengan bukti adanya bangsa portugis,belanda,perancis dan Inggris yang bersaing untuk menguasai Indonesia.
·         Sebagian besar agama Islam menyentuh semua negara di asia tenggara walaupun ada sebagian yang mayoritas



[1] Chorul rofiq.sejarah peradaban Islam dari masa klasik hingga modern.Ponorogo:stain press ponorogo 2009. Hlm 310
[2] Chorul rofiq.sejarah peradaban Islam dari masa klasik hingga modern.Ponorogo:stain press ponorogo 2009. Hlm 319
[3] Ira,m.lapidus. sejarah sosial umat Islam bagian ketiga.Jakarta: raja grafindo persada 2000.
[4]Nurhakim .sejarah peradaban Islam.malang:Umm Press  Malang 2004.
[5] Chorul rofiq.sejarah peradaban Islam dari masa klasik hingga modern.Ponorogo:stain press ponorogo 2009. Hlm 330
[6] Chorul rofiq.sejarah peradaban Islam dari masa klasik hingga modern.Ponorogo:stain press ponorogo 2009. Hlm 350

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar